Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Saturday, February 17, 2018

Kepiting Super Cak Brengos

Wah sudah lama banget rasanya saya tidak mengulas tentang makanan di blog saya ini, selain karena saya bukan food kuliner sejati, saya males banget mengulas makanan kalau memang makanan tersebut tidak benar benar memberikan kesan yang WOW dengan citarasanya. Nah cerita sedikit ini ketika saya sering bolak balik lewat jalan Sambisirah dari arah Pasuruan ke Malang dan sebaliknya, saya sering banget nih liat warungnya Cak Brengos. Awalnya sih tidak begitu tertarik, mungkin karena jujur tampilan warungnya yang kurang meyakinkan, tapi setelah bolak balik lewat dan melirik tempat ini, suatu hari mampirlah aku ke tempat makan yang satu ini dengan penuh rasa penasaran.

Sesuai dengan jargonnya yaitu Kepiting Super, maka saya pesan makanan andalannya yaitu kepiting yang dihargai dua puluh ribu per ons untuk kepiting biasa dan dua puluh dua ribu untuk kepiting yang bertelur. Penjualnya welcome banget dengan pengunjung, keramahan itu yang membuat kita ngerasa suasana nyaman di warung sederhana yang berada di pinggir jalan ini. Sekitar kurang lebih lima belas menit akhirnya pesanan kita datang, lalu mulailah kita untuk mencoba kepiting khas Cak Brengos ini.

Tentu saja saat itu yang pertama kali aku cicipi adalah bumbunya, begitu bumbunya sampai ke lidah, langsung lidahku bergetar dan berawa WOW banget nih. Bumbunya yang begitu gurih, dengan manis dan rempah rempah yang yang pas bener bener citarasa yang nendang banget. Belum lagi kamu bisa request mau bumbunya pedas, sedang atau tidak pedas sama sekali.. Maknyusss banget ! Lalu sebelum dimasak kepiting juga dipotong dan sudah diretakan cangkangnya, sehingga selain bumbunya meresap ke daging, itu juga mempermudah pengunjung untuk menyantap kepiting tersebut.

Memang bumbu pedas manisnya bikin ngiler banget dan setelah pulang pun rasanya masih nempel banget di bibir, jadi bikin pingin balik lagi kesini kalau lewat lagi di lain hari.. Hahaha. Mungkin bagi kalian yang suka kepiting, bisa coba mampir kesini nih, kalau bagi aku recommended banget deh, kalau ga percaya coba aja dibuktikan, boleh sekalian ajak aku juga.. *maunya Hahaha. Nah sekian dulu ulasan tentang makanan kepiting khas dari warung makan Cak Brengos yang ada di Jalan Sambisirah, Pasuruan. Semoga bisa menginspirasi dan menjadi sumber referensi kuliner bagi kamu yang kebetulan lagi berada di Pasuruan ya.

hidangan kepiting super yang enak banget

plang warung cak brengos dari pinggir jalan raya

penampakan warung cak brengos
Sumber : 
Baca selengkapnya

Monday, November 20, 2017

Sate Gule Kambing Muda Ala Depot Nikmat

Hallooo semuanya.. kali review tempat makanan kali ini akan bergeser ke daerah Kota Bondowoso yang baru baru ini mempopulerkan diri dengan jargon "Republik Kopi" oleh para pemerintah daerahnya untuk mempromosikan produk kopi di Bondowoso baik untuk skala nasional hingga ke luar negeri. Namun ulasan saya kali ini bukanlah tentang kopi, melainkan makanan legendaris Indonesia lainnya yaitu Sate.

Apabila biasanya kita hanya mengetahui nikmatnya citarasa sate khas Madura dan sate khas Ponorogo, kali ini saya akan mengulas sate khas Bondowoso yang tidak kalah enaknya. Berjarak sekitar lima belas menit dari arah pusat Bondowoso, mengarah ke Jalan Raya Jember nanti kita akan temukan tempat makan di kanan jalan bernama Depot Nikmat Sate Gule Kambing Muda. Sama seperti nama depot tersebut, disini hanya menjual masakan olahan serba kambing. Mulai dari sate kambing, gulai kambing dan beberapa variasi olahan kambing lainnya seperti milih bagian kepalanya saja atau sate tanpa lemak.

Harga makanan di tempat ini bisa dibilang standar lah, mulai dari tiga puluh ribu lima rupiah. Saya bilang standar soalnya sesuai dengan menu dan porsinya, wuihh sate disini gede gede dagingnya, terlihat begitu menggoda. Bumbu sate disini tidaklah bumbu kacang, melainkan bumbu kecap namun tetap dengan citarasa yang gurih banget. Namun menurut saya daging kambingnya untuk olahan sate masih agak keras, lebih sip lagi kalau bisa lebih empuk. Lalu untuk olahan gulainya bener bener maknyus, bumbunya gurih mantep dan dagingnya juga lembut, namun juga tidak yang terlalu lembek, pokoknya pas mantep banget.. hehehe.

Depot Nikmat ini memang cukup terkenal di daerah Bondowoso ini, tidak hanya warga lokal yang sering berkunjung kesini tetapi wisatawan juga sering mengunjungi tempat ini, selain itu menteri agama Lukman Hakim juga pernah mengunjungi tempat ini lho. Jadi bagamana, sudah tertarik mencoba lezatnya sate kambing ini? hehehe. Seperti biasa berikut penilaiannya yang saya berikan untuk tempat makan ini.

Rasa Makanan : 80/100
Penyajian : 70/100
Tempat Nyaman : 70/100
Pelayanan : 75/100
Harga : 80/100 ( 35K - 100K )

Penilaian ini tidak sepenuhnya mutlak, karena setiap orang memiliki penilaian yang berbeda beda dan setiap rumah makan juga bisa berubah rubah baik dari segi kualitas makanan dan pelayanan tergantung dari bagaimana mereka merespon kebutuhan akan pasar dan saran dari setiap pengunjung yang datang ke tempat ini. Semoga ini bisa menjadi referensi untuk teman teman yang lagi berlibur ke Bondowoso ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, jangan lupa share dan tinggalkan komentar ya..



Sumber :
Baca selengkapnya

Penasaran Dengan Ayam Nelongso

Sudah lama nih aku pingin ngulas seputar kuliner dan kebetulan aku lagi penasaran dengan salah satu tempat makan di Kota Malang yang lagi rame banget dikunjungi para muda mudi yaitu Ayam Nelongso, dimana uniknya nama tempat ini menggunakan nama Ayam walau sebenarnya logonya adalah gambar Bebek.. Wkwkwk. Sebenarnya sudah beberapa kali aku pingin mampir kesini, tetapi selalu ga jadi karena tempat ini selalu ramai dan ga pernah sepi pengunjung, apalagi antrian di kasir itu sampai baris memanjang gitu dan aku adalah orang yang paling males kalau harus disuruh antri lama.

Ada satu waktu kebetulan ketika aku lewat tempat tersebut terlihat tidak seramai biasanya, lalu mampirlah aku ke salah satu cabang Ayam Nelongso yang ada di daerah Dieng, Kota Malang saat itu. Kesan pertama yang aku rasa saat masuk tempat tersebut adalah sumpek, karena di ruko tersebut tidak terlalu besar namun isinya banyak sehingga terasa sempit dan banyak orang yang ngantri jadi terkesan sedikit sumpek.

Setelah mengantri di kasir untuk memesan makanan, kita diharuskan untuk membayar di awal dari apa yang kita pesan tadi. Setelah itu kita bebas mengambil sambal yang terdiri dari beberapa jenis sambal, seperti sambal terasi, sambal terong, sambal pencit dan berbagai variasi sambal lainnya, nah disini adalah poin plus dari tempat makan ini, apalagi buat kamu pecinta rasa pedas.

Setelah menunggu cukup lama kurang lebih setengah jam, akhirnya makanan yang kita pesan datang juga. Aku cukup heran juga mengapa pesanan datangnya begitu lama, sedangkan saat itu aku memesan ayam bakar dan ayam bakar yang aku pesan pun tidak terasa hangat, berarti kan bisa dibilang makanan tersebut tidak melalui proses penghangatan yang lama. Tetapi masih bisa dimaklumi, mungkin karena lagi banyaknya pengunjung saat itu.

Secara keseluruhan, menurut saya rasa makanan disini tergolong pas pas'an sesuai dengan harga yang mereka tawarkan. Karena bisa dibilang Ayam Nelongso termasuk tempat makan yang murah banget, untuk satu porsi ayam kamu cukup membayar sebesar sepuluh ribu saja dan menu menu disini berkisar mulai dari delapan ribu sampai dua pulur ribu rupiah. Karena itu Ayam Nelongso begitu digandrungi terlebih untuk anak sekolahan karena harganya yang pas banget di kantong.

Namun dalam hal pelayanan pengunjung, saya rasa Ayam Nelongso masih harus banyak berbenah, misalnya saja dalam hal membayar ke kasir yang sering membuat antriannya menjadi panjang, lalu dalam hal kebersihan apabila pengunjung selalu ramai maka harus siap juga untuk bekerja lebih dalam hal menjaga kebersihan tempat makan tersebut. Kalau soal rasa, itu relatif karena ada harga ada rupa.. Hahaha. Kesimpulannya memang tempat makan yang satu ini cocok banget untuk anak sekolahan dan kuliahan karena pas di kantong, tapi kalau bagi kamu yang mengutamakan kenyamanan tempat dan kualitas rasa mungkin menurut saya masih belum recommended.

Berikut ini hasil review yang aku kasih untuk tempat makan Ayam Nelongso di cabang Dieng, Kota Malang. Tapi penilaian ini bukan berarti mutlak, namun hanya menjadi referensi saja. Karena setiap orang memiliki penilaian yang berbeda beda dan suatu tempat makanan pasti juga akan berubah rubah terus dari segi kualitas dan pelayanan, tergantung dari cara mereka merespon pasar dan masukan dari para pengunjungnya.

Rasa Makanan : 70/100
Penyajian : 60/100
Harga : 85/100 ( 10K - 20K )
Tempat/Suasana : 60/10
Pelayanan : 60/100

Sekian ulasan tentang Ayam Nelongso, semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi teman teman para pecinta kuliner yang berada di kota Malang khususnya. Sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya ya, jangan lupa tinggalkan komentar ya..

Warung Ayam Goreng Nelongso | Sumber : Linda Kusumo

Menu di Ayam Nelongso | Sumber : foody

Sumber :

Baca selengkapnya

Tuesday, August 29, 2017

Ow My Plate Malang - Cafe asik dengan kulinernya yang unik

Hello good people! Bicara soal kuliner Kota Malang memang ga pernah ada habisnya. Sekarang ada satu lagi produk waralaba yang masuk ke bumi Arema dan menjadi tempat nongkrong yang seru buat kamu kawula muda. Masih di sekitar daerah kawi tempatnya, lokasi tepatnya berada di jalan Panderman No 3 Kota Malang, di dekatnya KFC atau BCA Cabang Kawi guys.

Awal masuk ke tempat ini, suasananya terasa begitu santai dan ceria. Gambar-gambar yang lucu menghiasi dinding cafe ini dan warna orange menjadi warna yang paling dominan di tempat ini. Banyak testimoni dari artis-artis juga lho di tempat ini, mungkin karena Ow My Plate adalah bisnis waralaba kuliner yang sudah populer di kota-kota besar lainnya.

Begitu duduk waiter akan membawakan daftar menu ke setiap pengunjung, setelah itu pengunjung bisa langsung memesan makanan yang dipilihnya dan langsung bayar di kasir. Nah disini nih ada poin minus menurutku, karena pengunjung tidak diberikan kertas untuk mencatat pesanan maka seringkali banyak pengunjung yang mungkin mudah lupa dan masih memilih-milih menu saat berada di kasir. Hal ini tentu saja bisa bikin pengunjung lainnya lama menunggu antrian di belakangnya.

Ketika sudah selesai membayar pesanan, saya memilih makanan yang paling recommended di tempat itu yaitu Volcano Rice. Tidak lama berselang waiter tadi langsung membawa kompor dan tang ke atas meja makan yang saya pesan, dalam hati bercanda sambil berkata "ini mau makan apa mau service kompor.. Hahaha". Setelah kurang lebih lima belas menit berselang pesanan saya tiba, Horeee! Dan ternyata finishing dari menu yang saya pesan tadi disajikan secara live dan bisa kita lihat langsung proses mengolah Volcano Rice tadi yang keren dan kita bisa memilih telur dimasak kering atau setengah matang sesuai dengan selera kita. Nah ternyata fungsi dari tang tadi digunakan untuk memindahkan plate panas dari kompor ke meja makan, lalu setelah itu kompor dan tang tadi dibawa kembali oleh sang waiter, padahal sudah mau saya bawa pulang tadi, kan lumayan.. Hahaha Just kidding!

Setelah Volcano Rice tadi diolah, ternyata hasil akhirnya menyerupai nasi goreng, namun dengan cita rasa yang berbeda. Makanan di tempat ini memiliki level pedas dari level 1 sampai level 5. Lalu saya pesan minum ice milo dan hot lemonade, tapi sayangnya ternyata lemonadenya tidak buah fresh asli, jadi kurang maknyus di lidah.

Namun so far so good, disini enak juga dibuat tempat nongkrong karena suasananya yang nyaman dan anak muda banget. Makanan-makanan disini juga enak dan poin plusnya mereka ada show off nya saat finishing suatu menu yang dipesan pengunjung dan menurut saya itu bisa menjadi daya tarik cafe atau tempat makan ini. Harga disini juga standard sih menurutku, karena kebanyakan satu porsi bisa untuk dua orang.

Sekian review dari saya tentang Ow My Plate di Malang kali ini, semoga bermanfaat ya bagi kalian yang mau main ke tempat ini. 

Kalau kalian suka artikel ini, jangan lupa komen dan share ya.




Sumber : Joshua Favian
Baca selengkapnya

Monday, August 7, 2017

Pawvilion Dog Cafe Malang

Halooo pemakan segala! ada satu cafe unik lagi nih yang muncul di kota Malang, namanya Pawvilion Dog Cafe berlokasi di Jl. Kesemek No.4, Pisang Candi, Sukun, Kota Malang. Tenang, ini bukan terobosan baru cafe khusus anjing.. wkwk.. Tapi disini kamu bisa hangout rame-rame, sambil mainan anjing. Tentu saja bagi kalian pecinta binatang khususnya anjing, pasti akan suka banget datang kesini. Jangan khawatir tentang kebersihan cafe ini, karena sudah ada petugas yang berpengalaman dan selalu siap sedia membersihkan, serta menjaga anjing-anjing yang ada di cafe ini. 

Disini tersedia mulai dari makanan berat, snack dan berbagai minuman. Konyolnya, meskipun tag artikel ini kuliner, tetapi saya sampai lupa ngefoto makanan di tempat ini karena terlalu asik bermain dengan anjing-anjing di cafe ini. Hahahaha. Disini kita bisa ketemu dengan berbagai jenis anjing, seperti puddle, golden, siberian husky dan beberapa jenis lainnya.

Pokoknya ga bosen deh berlama-lama main disini. Tapi kita juga harus waspada ya ketika makanan pesanan kita tiba, supaya ga diambil sama anjingnya.. wkwk.. Tapi anjing-anjing disini tidak agresif kok, bahkan mereka sangat ramah dan sudah terlatih. Kalau kamu dogs lover, dijamin kalau main kesini ga bakalan rugi deh. Hehehe :)





Sumber : Joshua Favian
Baca selengkapnya

Sunday, April 2, 2017

De Duren - Segarnya durian yang bikin lidah bergoyang

Siang tadi di cuaca panas terik, iseng coba ke satu cafe yang masih tergolong baru namanya De Duren. Yups, seperti namanya, cafe ini menyediakan berbagai makanan durian yang asik untuk dicicipi.

Begitu masuk ke tempat tersebut, wih bau duren semerbak kemana mana.. Wkwkwk.. Tempatnya ada dua lantai, aku lebih milih di lantai atas karena lebih terbuka dan angin sepoi sepoi. Kalau di bawah ruangan tertutup dan bau duriannya terlalu kuat menurutku.

Akhirnya kita menjatuhkan pilihan pada De Duren White Coffe Mongso dan De Duren Nutella. Ga lama pesanan dateng, cepat juga pelayanannya. Tapi sedikit terkejut sih, soalnya yang di buku menu porsinya beda sama yang dateng, ternyata porsinya sedikit. Tapi soal rasa, enak juga nih. Tempatnya juga asik dibuat rame-rame.

Duriannya ga ketuaan, jadi rasanya pas. Lalu tampilan setiap makanan disini begitu memanjakan mata. Karena itu pasti setiap pengunjung yang datang kesini mengabadikan pesanannya ke dalam sebuah foto (termasuk saya). Jadi kesimpulannya, kamu harus coba nih main-main ke sini.




Sumber : Joshua Favian

#instagram #photo #picture #gallery #media #photography #like4like #photooftheday #pictureoftheday #shoot #vsco #vscocam #selfie #malang #kuliner #culinary #food #foodie #enak #malangkuliner #delicious #perfectday #deduren #durian #duren #foodporn #ice #icecream
Baca selengkapnya

Sunday, March 26, 2017

Nomu 9 - Mencicipi makanan di tempat unik yang asik

Nomu 9 Bites and Beverages, begitu nama tempat makan yang berlokasi di Jl. Pandan No.6, Klojen, Kota Malang. Begitu masuk ke tempat ini, mata kita dimanjakan dengan arsitektur tempat yang menawan, simpel, klasik namun elegan.

Di tempat ini menyediakan berbagai makanan dan minuman yang unik, tempatnya yang nyaman juga asik dibuat nongkrong bareng teman-teman dan nyantai untuk waktu yang lama. Sebelum kesini kita juga bisa order tempat dulu, biar ga kena jebakan betmen (sudah datang, ternyata penuh).

Disini kita nyobain tiga menu, yaitu Chicken Schnitzel Green Curry, Beef Enoki Rolls dan Thai Basil Chicken. Waduh, menu menunya susah untuk di eja apalagi di inget.. Hahaha.. Pelayanannya lumayan memuaskan disini, pesanan juga datang tidak menunggu lama.

Melihat jenis jenis makanan di tempat ini, memang sepertinya makanan disini adalah menu menu yang memang simpel dan bisa disajikan dengan cepat, namun tetap dengan citarasa yang unik dan tampilan yang menarik. Di setiap menunya tidak menampilkan rasa yang monoton, ada citarasa unik dan berbeda tersendiri di setiap menunya, ini bikin ga mudah bosan. Minuman disini juga langsung porsi besar, jadi bisa dibuat rame-rame. Untuk porsi cukup, standar lah menurutku. Untuk harga makanan berkisar 25k-40k, untuk cemilan dan minuman berkisar dari 15k-30k.

Chicken Schnitzel Green Curry : 8/10
Beef Enoki Rolls : 7.9/10
Thai Basil Chicken : 8.5/10








Sumber : Joshua Favian, Instagram
Baca selengkapnya

Wednesday, March 22, 2017

Nasi Goreng ala Fat Truck

Fat Truck, seperti namanya dapur memasak pada tempat makan ini di desain pada sebuah truck besar yang terletak di daerah jalan Letjen Sutoyo no 15 di Kota Malang. Walau dengan desain yang minimalis dan terletak di pinggir jalan, namun tempat makan ini mampu menarik perhatian para pengunjung.

Disini kamu bisa memesan berbagai menu nasi goreng dan bakmie, misalnya ada red fried rice, brown fried rice, black fried rice dan green fried rice. Setelah melihat menu, pilihan kita jatuh pada brown fried rice dan black fried rice. Oh iya, untuk minuman tersedia teh, susu dan teh tarik. Btw, teh tariknya disini enak juga, bisa dicoba.

Tidak lama berselang, nasi goreng pesanan kita datang. Ternyata porsinya lumayan banyak, langsung kita sikat ditempat.. Haha. Rasanya enak, bumbu rempahnya terasa, citarasa yang disajikan juga cukup unik, tidak seperti nasi goreng pada umumnya. Manis, asin dan gurihnya pas, belum lagi kita bisa milih level pedasnya nasi goreng yang kita pesan dari level satu sampai lima.

Soal harga, bila dilihat dengan porsi dan rasa makan disini tergolong murah. Kalau bagi aku mungkin porsinya malah sedikit berlebih, mungkin sesuai judulnya ya Fat Truck, jadi mau bikin kite kite jadi gemuk setelah pulang makan disitu.. Hahahaha.. Tapi layak dicoba ini guys..

Black Fried Rice

Brown Fried Rice

Brown Fried Rice : 8/10
Black Fried Rice : 8.4/10

Sumber : Joshua Favian

#kuliner #malang #makanan #enak #food #nasigoreng #maknyus #jelajahrasa #nikmat #lezat
Baca selengkapnya

Monday, March 20, 2017

Richeese Fire Chicken

Richeese factory termasuk rumah makan cepat saji yang tergolong baru di Kota Malang. Masuk ke kotanya Arema ini pada pertengahan tahun 2015, Richeese cukup diterima oleh para penjelajah kuliner di kota Malang. Ciri khas ayamnya yang pedas dari level satu sampai level lima membuat lidah bergoyang, apalagi orang jawa timur biasanya memang suka makanan yang pedas-pedas, sebut saja beberapa tempat kuliner pedas lainnya seperti Mie Setan, Ceker Setan atau Nasi Goreng Mafia yang masih ramai dikunjungi oleh para pecinta kuliner pedas.

Setelah mencicipi dua menu yang berbeda di Richeese ini, ayam bumbu originalnya masih tergolong biasa dan menurut aku sih masih lebih enak KFC. Namun untuk ayam pedasnya (fire chicken), aku kayaknya harus angkat jempol. Sensasi ayam pedasnya itu loh, maknyusss buanget.. Saos pedasnya yg lumer di mulut begitu gurih, manis dan tentunya pedas, bikin lidah bergoyang goyang. Nendang banget !

Tapi jangan khawatir, bagi kamu yang ga doyan pedas, bisa sesuaikan dengan level yang kamu mampu, dari level satu sampai level lima. Tapi rugi sih kesini kalau ga nyobain fire chickennya, walau disni juga menyediakan menu lainnya, seperti fire wings, cheesy wedges dan french fries. Berbagai menu dilengkapi dengan saus keju juga, bagi kalian penggemar keju. Kalau aku sih ga begitu doyan keju, apalagi kalau dibarengi dengan makan ayam, tapi sesekali gpp lah variasi rasa.. hehe.. Bagaimana, apa udah mulai lapar ngebayangin nikmatnya fire chickennya richeese? sekian dulu, oh iya tidak lupa ngasih rating versiku ya..

Richeese Fire Chicken : 8/10
Richeese Original Chicken : 6.7/10

Sumber : Joshua Favian

#kuliner #malang #richeese #firechicken #ayampedas #food #makanenak #maknyus #kulinerindonesia #malangkuliner #penjelajahrasa
Baca selengkapnya

Sunday, March 19, 2017

Maccaroni dan Spaghetti ala Madam Wang

Madam Wang - Secret Garden, begitulah judul untuk salah satu cafe hits yang ada di kota Malang ini. Bisa dibilang, untuk beberapa tahun terakhir, cafe satu ini masih mampu mempertahankan pengunjung setianya dimana beberapa cafe serupa di sekitarnya sudah banyak yang gulung tikar karena ketatnya persaingan dunia kuliner di kota Malang yang menjadi basis Aremania ini.

Beberapa hari yang lalu aku coba mengunjungi cafe ini lagi setelah sekian lama tidak kesini, terakhir sekitar setahun yang lalu, tepatnya Januari 2016. Hmm.. begitu masuk, ternyata ada beberapa perubahan pada bagian dalam cafe ini yang baru direnovasi, terlihat lebih berwarna di bagian dalamnya. Seperti biasa, aku lebih suka memilih duduk di luar karena lebih sejuk hawanya apalagi di malam hari.

Tidak lama membuka buku menu, pilihan kita saat itu jatuh kepada Baked Maccaroni Chese dan Spaghetti Bolognesse ala Madam Wang. Untuk maccaroninya sendiri memerlukan proses masak yang cukup lama, sekitar 15-20 menit, jadi spaghetti datang lebih awal saat itu. Langsunglah saya sikat spaghettinya terlebih dahulu.

Dilihat dari porsinya, spaghettinya memang tidaklah banyak, menurut saya bila dengan harga 25rb dan dirata rata harga pasaran kuliner Malang saat ini makanan tersebut memanglah tergolong sedikit lebih mahal. Bumbu spaghetti juga terasa biasa, jadi bisa dibilang makanan ini lumayan, namun tidak yang WOW banget.

Beberapa saat berselang, maccaroni'nya pun tiba. Kalau makanan yang satu ini fresh from the oven, jadi kerasa menggoda banget baunya. Di oven pun terasa pas waktunya, tidak terlalu cepat atau terlalu lama diangkat. Sip. Bumbunya juga terasa nikmat, porsinya lumayan lah sepadan dengan harganya, untuk makanan ini cukup recommended bagi kalian yang berencana ke cafe ini.

Jadi kesimpulannya, ratting dari kedua makanan tersebut.

Baked Maccaroni Chese : 7.5/10
Spaghetti Bolognesse : 6.7/10

Baked Maccaroni Chese

Spaghetti Bolognesee
Sumber : Joshua Favian
Baca selengkapnya

Tuesday, February 28, 2017

Travelmie - tempat makan anti mainstream yang lagi hits di Kota Malang

Minggu lalu waktu lewat Jl. Jakarta (jalan kembar) di daerah UM Malang dari arah ijen, ga sengaja lihat di kanan jalan ada kaya kemah-kemah gitu, eh ternyata ada rumah makan baru yang konsepnya cukup unik juga, yaitu mengambil konsep camping gitu, ternyata mereka juga menggandeng komunitas-komunitas traveling di Kota Malang.

Alamat pastinya aku kurang paham, tetapi kalau dari hasil googling sih Jalan Simpang Ijen Blok B No. 39, Klojen. Begitu aku masuk ke lingkungan Travelmie, benar saja konsepnya sangatlah menarik aku bisa lihat tempat ini begitu santai, apalagi dihiasi berbagai kemah-kemah kecil yang warna warni semakin membuat tempat ini terkesan sangat ceria. Begitu datang, aku langsung memilih kemah mana yang mau dipakai, mulailah aku memilih kemah satu persatu, karena saat itu sudah banyak kemah yang telah terisi pengunjung lainnya. Akhirnya setelah beberapa saat mencari, ada kemah yang letaknya sedikit di ujung ternyata masih kosong, okelah akhirnya aku dapat tempat.. Yayyy ! :D Hahaha

Saat itu matahari tepat di atas kepala, alias siang hari. Begitu aku masuk ke dalam kemah, wuihhhh hawanya sangat panas saat itu, walau di dalam kemah disediakan kipas kecil bagi para pengunjung, panasnya tetap kerasa. Maka dari itu kalau teman-teman ada rencana kesini, aku sarankan untuk ambil waktu sore hari atau malam hari. 

Menu makanan disini cukup unik misalnya ada ikan goreng, burung, sampai jangkrik juga ada (seriusan), harganya juga rata-rata sih. Tapi yang menggoda itu nasi liwetnya, beghhh sedap bukan main.. hehehe.. Kalau dilihat sepintas sih lauknya sedikit, tetapi porsinya cukuplah buat aku. Untuk para pecinta kuliner mungkin disini ga terlalu wah sih, tetapi tempatnya asik banget buat seru-seruan bareng temen. Gimana? sudah mulai tertarik untuk berkunjung ke tempat ini ?

Sumber : Joshua Favian

#travelmie #jalanjalan #kulinermalang #kotamalang #warungkuliner #malanghits #malangspot #indonesia #makanan #minuman #wisatamalang


Baca selengkapnya

Friday, September 18, 2015

Cumi Bumbu Merah, Tira Mi Zu, Coffe Latte


Minumannya oke, suasananya oke pake "bgt" anda bisa melihat suasana kota Malang dari ketinggian, makanannya ini bisa dikasih jempol, walau harganya relatif mahal, tapi sesuai dengan hasilnya. Cumi bumbu merahnya enak, bumbunya pedes pas dan gurih banget, cuminya kurang mateng dikit, tapi mantap banget udah rasanya, maknyoosss.. hehe :)

Baca selengkapnya

Mie Nagini dan Nasi Goreng Zombie


Pertama masuk ke rumah makan ini anda akan disapa oleh karyawan seperti ini "Selamat datang Monster.." LOL banget.. setiap masakan memiliki level pedas dari 1 watt, 100 watt sampai ada yg 1000 kilo watt.. rasa nasi gorengnya gurih, rempahnya kerasa banget.. asinnya juga pas.. kalau mienya gurih dan renyah pake banget.. minumannya jeruk lemon juga kecutnya pas dan yg penting yaitu ga kemanisan.. hehe

Baca selengkapnya

Thursday, September 26, 2013

Kuliner di Warung La Ba Da


   Hei hei hei guys.. Sudah lama saya tidak menulis artikel tentang makanan.. nyam nyam.. Hehehe.. siapa yang sudah lapar hayooo? =D Hehehe. Sekarang saya akan membahas tentang sebuah rumah makan bernuansa Jepang bernama Warung Labada, jangan tanyakan artinya kepada saya.. karena saya sendiri tidak mengerti artinya, tulisan-tulisan Jepang yang tertera di dinding rumah makan tersebut juga saya tidak mengerti artinya, yang penting makaaaann.. iya ga? Hahaha =D
   Nagh setelah membuka buku menu makanan, sesuai dengan tema jepang maka masakan yang ditawarkan juga masakan jepang pula.. *ya iya lah, masa RM Jepang nawarin pecel... Hahaha.. Lalu makanan yang ditawarkan antara lain ramen, ayam teriyaki, bakmi, tongseng, omlete, capcay, yagi cha ham, beef teriyaki dan masih banyak lainnya guys, banyak deh pilihannya..
Baca selengkapnya

Friday, August 31, 2012

Bakso Bakar Pahlawan Trip

  Di kota Malang, mungkin tidak asing lagi dengan berbagai menu bakso yang ada di kota ini. Nagh sekarang saya akan membahas tentang satu tempat makan bakso yang cukup enak di Malang. Nama tempatnya yaitu Bakso Bakar Pahlawan Trip, di jalan Pahlawan Trip, di dekat tugu di daerah Ijen. Disini menyediakan berbagai macam makanan namun yang paling terkenal disini adalah bakso bakarnya.
  Saya pesan bakso bakar, ternyata ada jenisnya lagi, bakso bakar halus apa kasar, bila halus baksonya akan terasa lembut, tetapi bila pesan yang kasar baksonya akan terasa sedikit alot urat gitu. Tetapi saya lebih suka yang kasar, karena lebih maknyus di lidah, dan rasanya sip dah. Bumbunya meresap, dan nikmat. Bila anda penggemar bakso, anda wajib mencoba yang satu ini.

Source : JAF
Baca selengkapnya

Thursday, August 30, 2012

Sate dan Krengsengan Bekicot

  Pernahkah anda mendengar atau mencicipi makanan yang berbahan baku bekicot? Hehe.. Bila belum anda wajib mencoba makanan yang satu ini, ya sesuai judulnya yaitu sate dan krengsengan yang terbuat dari bekicot.
   Mungkin bagi sebagian orang bekicot adalah makhluk yang cukup menjijikan dan membuat geli, tetapi tidak dengan yang satu ini, saya yakin bila anda mencicipinya pasti membuat anda ketagihan.
   Saya memesan dua jenis makanan di sebuah warung Sate 02 di daerah Kalayatan kota Malang, pertama sate yang terbuat dari bekicot, yaitu bekicot yang sudah dipanggang, lalu dibumbui dengan bumbu kacang seperti sate pada umumnya. Lalu yang kedua krengsengan bekicot, yaitu bekicot yang digoreng dan di oseng dengan bumbu pedas manis. 
   Wuih, rasanya sippp.. Sampe saya kepedasan, tetapi cukup nikmat. Hehehe. Harganya juga cukup terjangkau, satu porsi sate bekicot `taupun krengsengan bekicot hanya berkisar enam ribu rupiah. Cukup murah bukan untuk yang dompetnya tipis.. Hihihi.. Tidak hanya lezat, bekicot juga memiliki kandungan gizi di dalamnya, yaitu Kalsium, Asam Amino, Protein, Fosfor, dan Vit B komplek. Tertarik mencoba? Ayooo :)

Source : JAF
Baca selengkapnya

Menikmati Tahu Telor

  Ini adalah salah satu makanan favorit saya ketika lapar, foto tersebut diambil ketika saya sedang menikmati warung kecil yang menyediakan menu Tahu Telor dan Tahu Lontong di jalan L. Adisucipto di Kota Malang.
   Bumbunya berupa bumbu kacang petis, yang ditaburkan pada telur dan tahu yang sudah dicampur dan digoreng. Lalu disajikan dengan nasi dan dilengkapi dengan kerupuk di atasnya. Rasanya begitu maknyuss... Tertarik mencoba? :)

Source : JAF
Baca selengkapnya

Tuesday, August 14, 2012

Coffe Maker

   Beberapa minggu yang lalu saya sempatkan berjalan-jalan ke sebuah cafe di Malang, di daerah kayutangan, nama cafe ini Sofos. Di sana saya dan saudara-saudari saya memesan kopi. Lalu kopi tersebut disajikan dengan cara pembuatannya juga loh, gambar saat pembuatannya bisa anda lihat di samping ini.
   Jadi sistem pembuatan ini, menggunakan dua buah gelas berbentuk bola, yang pertama berisi air, yang kedua berisi kopi bubuk. Lalu dibawahnya terdapat api yang memanaskan air tersebut, sehingga air tersebut menguap ke gelas atas lalu merata dengan bubuk kopi tadi, setelah itu air yang sudah larut dalam kopi kembali ke gelas bawahnya dan kopi pun tersaring dengan sempurna. Saya cukup menikmati prosesnya, bisa dicoba agan-agan semua :)

Source : JAF
Baca selengkapnya

Tuesday, June 5, 2012

Es Gandul Tali Merang

   Es Gandul Tali Merang, begitulah sebutat dari jajanan unik ini. Kalau di masa sekarang sudah sangat jarang lagi untuk di temui, karena ini adalah jajanan yang sangat jadul sobat. Saya sempat menyicipi kembali jajanan ini pada event tahunan pesta rakyat malang yaitu Malang Tempo Doloe.. Hehehehe.. 
   Cara penyajiannya sangat mudah, yaitu es batu yang sudah di parut, lalu dipadatkan kembali dengan plastik berbentuk bundar, dengan tangkai di tengahnya, dan es tersebut di siram dengan sirup.. Lalu cara menyantapnya, dengan es yang sambil menggantung, langsung bisa anda nikmati deh.. slrupp slrupp slrupp.. Makanya namanya Es Gandul, soalnya menggondal gandul hahahaaa..


Baca selengkapnya

Saturday, April 21, 2012

Nasi Goreng Buto Ijo

   Nasi Goreng Buto Ijo, ya.. Demikianlah sebutan tempat makan di daerah jalan sigura-gura di dekat Kampus ITN, kota Malang. Menu yang unik di sediakan di tempat makan tersebut, meski tempat mereka jualan tergolong masih sederhana, dipinggir jalan dan menggunakan gerobak dorong, namun tidak sedikit pelanggan yang berdatangan untuk menyicipi nasi goreng tersebut.
   Menu andalan mereka yaitu tentu saja, Nasi Goreng Buto Ijo, dengan berbagai level, dan dengan pilihan lauk steak ayam atau steak ikan. Lalu ada beberapa level yang tersedia, semakin besar level yang anda ambil, akan semakin terasa pedas yang membakar lidah anda, bila saya tidak lupa, ada kurang lebih sekitar 10 level, dari level 0 yang hanya berisi 3 cabe, hingga level 10 yang berisi sampai 80cabe, bahkan ada juga pengunjung yang berhasil memecahkan rekor dan hingga bertahan sampai saat ini yaitu dengan 120cabe, gila bener..
Baca selengkapnya